PEMERIKSAAN UROLITHIN DAN POLIMORFISME GEN FAT MASS OBESITY-ASSOCIATED (FTO) RS9939609 SEBAGAI MARKER PREDIKTOR OBESITAS ANAK

  • Hana Nafisah Universitas Lampung

Abstract

Latar Belakang: Obesitas anak adalah masalah kesehatan yang serius karena berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit kardiometabolik. Obesitas anak terjadi karena interaksi antara faktor lingkungan dan faktor genetik. Baru-baru ini mikrobiota usus mulai diketahui sebagai faktor lingkungan yang bertanggung jawab dalam kenaikan berat badan dan obesitas. Sedangkan faktor genetik yang diketahui berhubungan dengan obesitas adalah polimorfisme gen Fat Mass Obesity-Associated (FTO) dengan nomor referensi rs9939609 yang juga mempengaruhi patofisiologi obesitas anak. Kedua hal ini berpotensi digunakan sebagai penanda untuk memprediksi obesitas anak. Dengan memprediksi awal kejadian obesitas anak, maka morbiditas dan komplikasi obesitas anak dapat dicegah sejak dini. Isi: Mikrobiota usus dan gen FTO memainkan peran penting untuk mengatur homeostasis energi serta perkembangan obesitas. Mikrobiota usus akan melepaskan metabolit spesifik yaitu urolithin di dalam feses dan urin pasien. Urolithin terdiri dari 3 metabotipe, yaitu UM-A, UM-B, dan UM-0. Pada individu yang obesitas UM-B kadarnya ditemukan lebih tinggi dibandingkan UM-A dan UM-0. Mikrobiota yang berkorelasi dengan obesitas dan kadar UM-B yang tinggi adalah Coriobacteriaceae dan Proteobacteria. Sedangkan Polimorfisme gen yang berhubungan dengan obesitas adalah polimorfisme gen FTO rs9939609. Gen ini terdiri dari alel A dan T, di mana alel risiko AA berhubungan langsung dengan peningkatan akumulasi lemak tubuh. Alel A FTO rs9939609 dikaitkan dengan peningkatan asupan lemak 1,5 g/hari dan jumlah energi 25 kJ/hari pada anak-anak. Simpulan: Pemeriksaan kadar metabolit urolithin dari mikrobiota usus dan pemeriksaan polimorfisme gen FTO rs99309 berpotensi untuk digunakan sebagai prediktor kejadian obesitas anak.

Published
2020-07-28