Hubungan pendidikan karakter remaja terhadap prestasi belajar
pendidikan karakter remaja dan prestasi belajar
Abstrak
Abstrak
Masa remaja merupakan masa dimana terjadi transisi masa kanak-kanak menuju masa dewasa. Tugas perkembangan moralitas pada remaja dapat diajarkan melalui pendidikan karakter yang diterapkan disekolah. Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar remaja adalah tidak disiplin dalam melaksanakan tugas dan rasa ingin tahu yang kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pendidikan karkter remaja dengan prestasi belajar di SMAN 8 Pekanbaru dengan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 280 responden diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan teknik stratified random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner dan observasi. Analisa yng digunakan adalah analisa univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi dan analisa bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan dari 129 responden yang pendidikan karakter dengan perlu pertimbangan (nilai B), 2 responden memiliki prestasi belajar sangat baik (0,7%), 7 responden memiliki prestasi belajar baik (2,5%) dan 120 responden memiliki prestasi belajar cukup (42,9). Dari 151 responden dengan pendidikan karakter baik (nilai A), 110 responden memiliki prestasi belajar sangat baik (39,3%), 38 responden memiliki prestasi belajar baik (13,6%), dan 3 responden memiliki prestasi cukup (1,1%). Berdasarkan hasil uji chi-square diperoleh p-value (0,000) < alpha (0,05), sehingg terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan karakter remaja dengan prestasi belajar . berdasarkan penelitian ini disarankan kepada keluarga, guru, dan orang tua, untuk meningkatkan karakter remaja dalam upaya memperbaiki prestasi belajar.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##