Peritonitis Rate Dan Angka Kematian Pada Pasien CAPD Di Asia Tenggara : Protokol Systematic Review

  • MAKASSARI DEWI ANTON HADIANTO
Keywords: angka kematian; asia tenggara; continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD); peritoneal dialisis; peritonitis

Abstract

Sampai saat ini peritonitis masih menjadi kendala dalam pelaksanaan terapi Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) di Asia Tenggara. Banyak pasien mengalami peritonitis  harus beralih ke metode hemodialisa atau berujung dengan kematian. Data peritonitis rate dan angka kematian pasien CAPD sangat dibutuhkan sebagai bahan evaluasi sehingga mutu pelayanan CAPD dapat ditingkatkan. Tujuan utama dari Systematic review ini adalah untuk mengetahui peritonitis rate dan angka kematian  akibat peritonitis pada CAPD di Asia Tenggara. Selain menggunakan data renal registry, systematic review menggunakan basis data PubMed dan ProQuest berbahasa Inggris  sejak tanggal  1 Januari 2010 hingga 1 Januari 2020. Semua jenis  study yang melaporkan peritonitis rate dan angka kematian diambil dalam penelusuran systematic review. Penulis menyaring, memilih artikel sesuai framework systematic review  PRISMA 2020 flow diagram. Dilakukan penilaian kritis terhadap artikel  yang akan diekstrak serta diberi ulasan sesuai tinjauan pustaka. Penulis menggunakan aplikasi Mendeley dan Microsoft Exel sebagai alat bantu

Published
2022-01-28
How to Cite
ANTON HADIANTO, M. D. (2022). Peritonitis Rate Dan Angka Kematian Pada Pasien CAPD Di Asia Tenggara : Protokol Systematic Review. Jurnal Medika Hutama, 3(02 Januari), 2135-2142. Retrieved from http://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/426