Koherensi Kebijakan Food Estate dengan Kebijakan Ketahanan Pangan dan Gizi

  • Chairunisa S. Hakim
Kata Kunci: ketahanan pangan dan gizi, kebijakan pangan, koherensk kebijakan, food estate

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana aspek aktor, konteks dan proses kebijakan pada koherensi kebijakan Food Estate dengan Kebijakan Ketahanan Pangan dan Gizi. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diambil melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen kebijakan, data sekunder dilakukan dengan studi pustaka. Analisis Konten dan Analisis Fenomenologi Transendental digunakan pada penelitian ini. Teori yang digunakan sebagai pisau analisis dalam penelitian ini adalah 1) teori Koherensi Kebijakan yang dikembangkan oleh Nilsson, 2) teori Segitiga Kebijakan yang dikembangkan oleh Walt and Gilson, serta 3) teori Kerangka Koalisi Advokasi oleh Sabatier & Jenkins sebagai triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koherensi Kebijakan Food Estate dengan Kebijakan Ketahanan Pangan cukup baik namun belum optimal, sebab tidak ditemukan objektif tertulis mengenai penganekaragaman persediaan pangan yang sesuai dengan skor Pola Pangan Harapan ataupun Gizi Seimbang di dalam kebijakan Food Estate. Interaksi antara aktor, konteks, serta proses pembuatan kebijakan Food Estate berhubungan erat dan saling mempengaruhi koherensi kebijakan. Menggunakan Kerangka Koalisi Advokasi sebagai triangulasi metode, diketahui Organisasi Masyarakat Sipil maupun Pemerintah memiliki tujuan yang sama yaitu mencapai ketahanan pangan dan gizi, tetapi Organisasi Masyarakat Sipil memiliki kepercayaan pendekatan yang berbeda dengan Pemerintah mengenai cara yang tepat untuk mencapai ketahanan pangan dan gizi.

Diterbitkan
2022-07-31

DB Error: Unknown column 'Array' in 'WHERE'