MANAJEMEN TERAPI RHINITIS

Main Article Content

Redi Bintang Pratama

Abstract

Rhinitis alergi merupakan penyakit inflamasi yang dimediasi IgE pada mukosa hidung, yang dipicu oleh adanya paparan alergen. Kondisi ini berdampak signifikan pada tidur, pekerjaan, dan kinerja sekolah penderitanya. Kondisi rhinitis alergi ini sering dikaitkan dengan kondisi dermatitis atopi, alergi makanan, dan asma. Gejala utamanya termasuk rinorea, hidung tersumbat, dan bersin, meskipun gejala mata juga dapat terjadi. Berbagai pilihan terapi tersedia untuk penanganan rhinitis alergi. Algoritma pengobatan standar dimulai dengan edukasi untuk menghindari alergen, kemudian diikuti dengan pemberian agen farmakologis. Untuk rhinitis alergi ringan hingga sedang, antihistamin generasi baru menjadi pengobatan lini pertama dan lebih disukai daripada antihistamin generasi lama, karena lebih aman dengan efek samping yang minimal. Kortikosteroid intranasal adalah perawatan andalan untuk rhinitis alergi sedang hingga berat karena terbukti aman dan efektif. Pada pasien yang tidak ada perbaikan setelah pemberian kortikosteroid intranasal, kombinasi antihistamin dan kortikosteroid harus dipertimbangkan. Jika dengan pemberian obat-obatan kombinasi tidak ada perbaikan, satu-satunya pilihan adalah dengan allergic specific immunotherapy.

Article Details

How to Cite
Pratama, R. B. (2021). MANAJEMEN TERAPI RHINITIS . Jurnal Medika Hutama, 2(03), 973-977. Retrieved from https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/200
Section
Articles

DB Error: Unknown column 'Array' in 'where clause'