Diagnosis dan Manajemen Penyakit Ginjal Kronis (PGK)

  • Vika Kyneissia Gliselda

Abstrak

Penyakit ginjal kronis (PGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalens dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Prevalensi PGK meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dan kejadian penyakit diabetes melitus serta  hipertensi. Menurut  hasil  Global  Burden  of  Disease  tahun  2010,  PGK  merupakan  penyebab  kematian  peringkat ke-27  di  dunia  tahun  1990  dan  meningkat menjadi urutan  ke-18  pada  tahun  2010. Di Indonesia,  perawatan  penyakit  ginjal  merupakan ranking  kedua  pembiayaan  terbesar  dari  BPJS kesehatan  setelah  penyakit  jantung. Pada 2015, beban ekonomi global terkait dengan diabetes mencapai US $ 1,31 triliun, dan ini menjadi beban ekonomi global yang cukup besar. Penyakit ginjal kronis (PGK) adalah penyebab utama ke-16 dari tahun kehidupan yang hilang di seluruh dunia. Skrining, diagnosis, dan manajemen yang tepat oleh dokter perawatan primer adalah: diperlukan untuk mencegah hasil terkait PGK yang merugikan, termasuk penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal stadium akhir, dan kematian. Penyakit ginjal kronis awalnya tidak  menunjukkan tanda  dan gejala namun dapat berjalan progresif menjadi  gagal  ginjal.  Penyakit  ginjal  bisa  dicegah  dan  ditanggulangi  dan  kemungkinan  untuk mendapatkan  terapi  yang  efektif  akan  lebih  besar  jika  diketahui  lebih  awal.

Diterbitkan
2021-07-14

DB Error: Unknown column 'Array' in 'WHERE'