FORMULASI SABUN CAIR ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN PUTRI MALU (Folium Mimosa Pudica L.)

  • saharuddin STIKes SALEWANGANG
Kata Kunci: Escherichia coli, Staphylococcus aureus, Putri malu (Mimosa pudica L.) dan Sabun.

Abstrak

Tumbuhan putri malu dapat dimanfaatkan untuk terapi penyakit infeksi. Penelitian ini untuk menguji adanya aktivitas antibakteri pada ekstrak daun putri malu (Folium mimosa pudica L.) terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri pada berbagai konsentrasi. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi disk. Aktivitas antibakteri ditandai dengan terbentuknya zona bening disekitar paper disk yang disebut dengan zona hambat. Penelitian ini mengunakan 4 perlakuan konsentrasi, yaitu 1%, 2%, 3% dan 4% serta formula tanpa konsetrasi ekstrak daun putri malu sebagai kontrol negatif dan salah satu produk sabun antibakteri hasil industri sebagai kontrol positif. Berdasarkan hasil uji means mengunakan SPSS, menunjukan adanya pengaruh aktivitas antibakteri pada Escherichia coli dan Staphylococcus aureus pada pengunaan berbagai konsentrasi ekstrak daun putri malu (Folium mimosa pudica L.) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus, konsentrasi ekstrak 4% merupakan konsentrasi paling baik dalam membentuk zona hambat dengan diameter rata-rata 20.53 mm pada Escherichia coli dan 24.50 mm pada Staphylococcus aureus.

Diterbitkan
2021-01-06