Skrining Faktor Risiko Penularan Penyakit Tuberculosis Paru di RW 001 di Puskesmas Kelurahan Kedaung Kali Angke

  • Yohanes Firmansyah Tarumanagara University
  • Hendsun Hendsun Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Edwin Destra Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara
  • Bayu Aditya Fk universitas islam sumatera utara (UISU) Medan
Kata Kunci: Tuberkulosis Paru, Kesehatan Masyarakat, Faktor Lingkungan, Sanitasi

Abstrak

Latar Belakang: Kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh empat faktor yaitu faktor perilaku, faktor lingkungan, faktor keturunan dan faktor pelayanan Kesehatan. Pemukinan sangat padat dan sanitasinya kurang baik dapat mengakibatkan terjadinya penyakit berbasis lingkungan seperti penyakit tuberkulosis (TB) paru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aspek kondisi ekonomi serta lingkungan di rumah penderita, khususnya di RW 001 dalam wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta.

Metode: penelitian survei yang dilaksanakan di rumah penderita TB dan rumah tetangga penderita TB. Pengolahan data dilakukan dengan melihat hasil kuesioner, dan form screening TB, kemudian dilakukan intervensi berupa pemeriksaan dahak terhadap responden dengan gejala TB.

Hasil Penelitian: Terdapat 4,3% responden dengan riwayat penyakit TB terdahulu, riwayat penyakit TBC di keluarga serumah sebesar 24,3% responden. Jenis atap rumah terbanyak responden adalah seng/asbes, yaitu 64,3%. Terdapat 72,9% responden yang memiliki ventilasi kurang dari 10% luas lantai dan dari segi pencahayaan ruangan alami terdapat 64,3% responden dengan pencahayaan alami yang kurang.

Kesimpulan: Beberapa faktor lingkungan yang secara tinggi mempengaruhi angka kejadian TB paru di RW 001 ialah luas rumah yang kurang, jumlah orang yang tinggal dalam satu rumah dalam kategori padat, ventilasi kurang dari 10% luas lantai dan pencahayaan ruangan alami yang kurang.

Diterbitkan
2021-04-20

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>