PROGRAM INTERVENSI DALAM UPAYA PENURUNAN KASUS BARU TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELUKNAGA

  • Hana Adytia Medical Co-Assistant, Faculty of Medicine Tarumanagara University, Jakarta, Indonesia
  • Edwin Destra Medical Co-Assistant, Faculty of Medicine Tarumanagara University, Jakarta, Indonesia
  • Nada Fadila Kinantya Medical Co-Assistant, Faculty of Medicine Tarumanagara University, Jakarta, Indonesia
Kata Kunci: Tuberkulosis, Kasus baru, Intervensi, Puskesmas

Abstrak

Pendahuluan: WHO menyatakan penyakit tuberkulosis (TB) merupakan penyebab kematian peringkat ke-13 terbanyak di dunia pada tahun 2020. Indonesia menempati urutan negara ketiga tertinggi penyumbang kasus baru TB dan pada tahun 2020 mencapai 845.000 kasus. Jumlah kasus baru di Indonesia masih terus meningkat dan masih terjadi putus berobat dan kasus tidak terdeteksi. Tujuan: Diturunkannya jumlah kasus baru TB di wilayah kerja Puskesmas Teluknaga. Metode: Penelitian menggunakan penilaian dengan pre-test dan post-test. Intervensi dilakukan dalam bentuk penyuluhan dan demonstrasi etika batuk untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Teluknaga. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara non-random consecutive sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah intervensi yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat. Variabel tergantung dalam penelitian ini adalah perubahan pengetahuan dari intervensi yang dilakukan. Hasil: 30 Responden mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan intervensi. peningkatan pengetahuan meningkat dalam 10 aspek yang dipilih sebagai indikasi dari pengetahuan. Kesimpulan: Intervensi berupa penyuluhan mengenai tuberkulosis dan etika batuk, dengan dilakukan demonstrasi etika batuk berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tuberkulosis paru. Diharapkan adanya perubahan sikap dan perilaku masyarakat dalam mencegah penyebaran infeksi tuberkulosis di masyarakat.

Diterbitkan
2022-01-28