N-ACETYLCYSTEINE SEBAGAI TERAPI TOKSISITAS ACETAMINOPHEN
Abstrak
Acetaminophen adalah analgesik oral yang efektif, dengan sedikit efek samping bila digunakan pada dosis yang dianjurkan. Meski demikian, keracunan Acetaminophen sering terjadi dan berpotensi fatal. Acetaminophen adalah analgesik yang paling banyak digunakan tetapi juga penyebab utama gagal hati akut. Toksisitas hati dapat terjadi bahkan pada dosis terapeutik terutama pada pasien alkoholik, pada subjek dengan penyakit hati kronis, NAFLD, penyakit kardiopulmoner, malnutrisi, atau ketika asetaminofen digunakan secara bersamaan dengan obat lain yang merangsang jalur CYP. Acetaminophen (APAP) adalah obat yang banyak digunakan pada masyarakat dengan sedikit efek samping. Oleh karena itu, beberapa pasien yang terkena hepatotoksisitas APAP memiliki asupan dosis APAP yang berlebihan. Kerusakan ini terutama dihasilkan melalui salah satu metabolit APAP: N-acetyl-para-benzo-quinone imine (NAPQI), yang sangat toksik. Dosis obat yang dikonsumsi serta lamanya waktu konsumsi APAP hingga terapi N-acetylcysteine (NAC) adalah faktor penentu yang paling penting dalam perkembangan dan keparahan hepatotoksisitas APAP. NAC adalah penangkal keracunan APAP, dan dapat diberikan secara oral atau intravena. Akhirnya, pendekatan multidisiplin dengan dukungan dari Psikiatri, Unit Perawatan Intensif serta Departemen Gastroenterologi dan Pencernaan akan diperlukan, terutama dalam kasus percobaan autolisis dan gagal hati yang parah.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##

