PERTUSSIS
Abstrak
Pertusis atau batuk rejan adalah infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis dan tetap menjadi masalah kesehatan global. WHO melaporkan 139.786 kasus pertusis pada tahun 2014 menunjukkan bahwa penyakit ini terus menimbulkan ancaman kesehatan masyarakat yang signifikan. Pertusis memiliki tiga fase manifestasi klinis yaitu fase catarrhal, paroxysmal, dan konvalesen. Diagnosis dapat ditetapkan melalui pemeriksaan DFA, kultur, dan PCR. Penatalaksanaannya meliputi terapi farmakologis dengan antibiotik (azitromisin, eritromisin, klaritromisin) dan intervensi non-farmakologis. Komplikasi dapat mempengaruhi sistem pernapasan, pencernaan, peredaran darah, kemih, dan saraf, dengan tingkat keparahan tertinggi yang diamati pada bayi dan orang tua. Pertusis tetap menjadi penyakit menular yang signifikan dengan potensi komplikasi serius, terutama pada kelompok usia ekstrem. Diagnosis dini dan manajemen yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi dan mengurangi tingkat kematian.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##

