PENGARUH PENYAKIT DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI TERHADAP VISUS PASIEN USIA LANJUT PASCA OPERASI KATARAK DENGAN METODE SICS DI RS MATA NTB TAHUN 2024

  • Widia Rahmayana Universitas Islam Al-Azhar Mataram
Kata Kunci: Gangguan penglihatan, katarak, diabetes melitus, hipertensi, operasi katarak insisi kecil (SICS)

Abstrak

Latar Belakang: Ketajaman visual (visus) adalah kemampuan mata untuk melihat detail halus pada jarak tertentu. Menurut WHO (2021), gangguan penglihatan mencakup kebutaan dan kondisi yang tidak dapat dikoreksi dengan kacamata atau lensa kontak. Gangguan ini dapat disebabkan oleh katarak, glaukoma, degenerasi makula, atau retinopati diabetik. Penelitian menunjukkan bahwa gangguan penglihatan lebih sering terjadi pada lansia dan individu dengan komorbiditas seperti diabetes dan hipertensi. Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan kabur, dan umumnya ditemukan pada orang dewasa yang lebih tua. WHO mengidentifikasi katarak sebagai penyebab utama kedua gangguan penglihatan secara global (33%), setelah gangguan refraksi yang tidak terkoreksi (42%). Diabetes melitus (DM) yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk kerusakan pada mata, ginjal, saraf, dan jantung. Pada pasien dengan hipertensi, terjadi peningkatan stres oksidatif.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien usia lanjut katarak yang menjalani operasi di RS Mata NTB tahun 2024 dan memiliki penyakit hipertensi dan diabetes melitus.

Hasil: Pada penelitian ini didapatkan hasil uji statistik chi square pada pengaruh diabetes mellitus terhadap visus pasien usia lanjut pasca operasi katarak dengan p-value sebesar 0,143 (P>0,05), dan hasil pada pengaruh hipertensi terhadap visus pasien usia lanjut pasca operasi katarak sebesar p-value sebesar 0,143 (P>0,05).

Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh penyakit diabetes melitus dan hipertensi terhadap visus pasien usia lanjut pasca operasi katarak dengan metodeĀ  SICS di RS Mata NTB tahun 2024.

Diterbitkan
2025-04-28