THE CORRELATION BETWEEN THE LEVEL OF KNOWLEDGE ABOUT CERVICAL CANCER PREVENTION AND IVA EXAMINATION RESULTS IN THE COASTAL COMMUNITY OF WAAI, CENTRAL MALUKU REGENCY, MALUKU PROVINCE
Abstrak
Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) merupakan metode deteksi dini yang efektif, sederhana, dan sesuai untuk wilayah dengan keterbatasan sumber daya. Keberhasilan program skrining IVA sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan kanker serviks. Masyarakat pesisir, termasuk di Negeri Waai, Kabupaten Maluku Tengah, menghadapi hambatan geografis, sosial, dan budaya yang dapat menurunkan partisipasi dalam skrining. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang pencegahan kanker serviks dengan hasil pemeriksaan IVA pada masyarakat pesisir di Negeri Waai, Provinsi Maluku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional cross-sectional. Sampel terdiri dari 40 wanita yang telah menikah atau aktif secara seksual. Tingkat pengetahuan diukur dengan kuesioner terstandar, sedangkan hasil IVA diperoleh dari pemeriksaan oleh tenaga kesehatan terlatih. Analisis data dilakukan menggunakan uji Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan hasil pemeriksaan IVA (r = –0,501; p = 0,001). Hal ini berarti semakin tinggi tingkat pengetahuan responden, semakin kecil kemungkinan hasil pemeriksaan IVA menunjukkan kelainan pra-kanker. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan pengetahuan masyarakat sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks di wilayah pesisir.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##

