UPAYA PENANGANAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN LAKI-LAKI USIA 48 TAHUN MELALUI PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI PUSKESMAS BANDA BARO KABUPATEN ACEH UTARA

  • Muhammad Nawawi Chaniago UNIMAL

Abstrak

Tn. P datang ke Puskesmas Banda Baro dengan keluhan utama batuk
berdarah sejak ±1 bulan yang lalu. Batuk awalnya dirasakan sejak ±2 bulan yang
lalu, bersifat produktif dengan dahak berwarna putih kekuningan, frekuensi sering
terutama pada malam hari. Seiring waktu, ±1 bulan terakhir batuk disertai darah
berwarna merah segar bercampur sputum, jumlah sedikit hingga sedang, tidak
menggumpal, dan tidak disertai muntah darah. Data primer diperoleh melalui
autoanamnesa dan pemeriksaan fisik dengan melakukan kunjungan rumah,
mengisi family folder, dan mengisi berkas pasien. Penilaian dilakukan
berdasarkan diagnosis holistik awal, proses, dan akhir kunjungan secara
kuantitatif dan kualitatif. Intervensi yang dilakukan diantaranya adalah edukasi
tentang TB paru kepada keluarganya, edukasi tentang modifkasi gaya hidup dan
tatalaksana penyakit tersebut serta menjelaskan komplikasi yang mungkin timbul
dari penyakit pasien agar pasien berobat secara teratur dan melakukan upaya
pencegahan.

Diterbitkan
2026-07-22