EFFECTIVENESS OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION AND BENSON RELAXATION THERAPY ON BLOOD PRESSURE AMONG HYPERTENSIVE ELDERLY AT ANYELIR INTEGRATED HEALTH POST, CIJANTUNG, EAST JAKARTA IN 2025
Abstrak
Pendahuluan : Hipertensi merupakan tantangan kesehatan global yang memengaruhi 1,28 miliar orang dewasa (WHO, 2021). Di Indonesia, prevalensinya mencapai 34,1%, dengan risiko tertinggi pada lansia usia 65-74 tahun (63,2%). Selain farmakologi, diperlukan intervensi non-farmakologis yang efektif, mudah, dan murah untuk mengontrol tekanan darah. Tujuan: Membandingkan efektivitas Terapi Relaksasi Benson dan Relaksasi Otot Progresif (ROP) terhadap tekanan darah lansia hipertensi di Posyandu Anyelir, Jakarta Timur. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment melalui pendekatan pre-post test two group. Sebanyak 40 responden diikutsertakan sebagai sampel yang terbagi rata ke dalam kelompok intervensi Benson (n=20) dan kelompok Relaksasi Otot Progresif (n=20). Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji Paired T-Test. Hasil : Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa kedua metode relaksasi tersebut secara signifikan efektif dalam menurunkan tekanan darah (p=0,000). Terapi Benson memberikan penurunan rata-rata sistolik sebesar 10,45 mmHg dan diastolik 7,85 mmHg. Sementara itu, Terapi Relaksasi Otot Progresif menurunkan sistolik rata-rata 10,25 mmHg dan diastolik 7,70 mmHg. Meskipun secara statistik tidak ditemukan perbedaan efektivitas yang signifikan di antara keduanya, namun secara deskriptif, Relaksasi Benson menunjukkan tren penurunan yang sedikit lebih tinggi. Kesimpulan : Terapi Benson dan ROP efektif menurunkan tekanan darah pada lansia. Keduanya direkomendasikan sebagai terapi komplementer bagi lansia dengan hipertensi.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##

