PENATALAKSANAAN HOLISTIK PADA LANSIA USIA 68 TAHUN DENGAN TUBERKULOSIS PARU DENGAN PRINSIP PENDEKATAN KEDOKTERAN KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP WAY KANDIS

  • Ayu Anggraini Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
Kata Kunci: Tuberculosis paru, Lansia, Kedokteran keluarga, Tatalaksana Holistik

Abstrak

Latar belakang: Tuberkulosis merupakan jenis penyakit infeksi menular yang hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang termasuk Indonesia maupun dunia. WHO menyatakan bahwa tahun 2019 kasus Tuberculosis diperkirakan mencapai 10 juta kasus dengan 44℅ kasus berada di wilayah Asia Tenggara. Di Indonesia, pada tahun 2020 jumlah kasus tuberkulosis yang ditemukan sebanyak 543.874 kasus, angka ini sedikit menurun jika dibandingkan dengan tahun 2019 dimana terdapat 566.623 kasus yang ditemukan. Sementara itu, Jumlah kasus Tuberculosis di Provinsi Lampung pada tahun 2020 mencapai 16.006 kasus dengan tingkat angka penemuan kasus 54,6%. Tujuan: Penerapan penatalaksanaan holistik dengan pendekatan pelayanan dokter keluarga dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, penatalaksanaan dan upaya pencegahan penyakit pada pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah dengan pendekatan patient centered, community oriented dan family approach. Metode: Studi ini merupakan analisis laporan kasus. Data primer diambil dari anamnesis secara autoanamnesis dan alloanamnesis, pemeriksaan fisik, serta kunjungan ke rumah pasien. Data sekunder diambil dari rekam medik pasien. Hasil: Berdasarkan diagnosis holistik. Pasien terdiagnosa tuberculosis paru dan memiliki faktor resiko internal berupa kurangnya pengetahuan mengenai penularan tuberculosis, dan perilaku Pencegahan penularan. Dilakukan kunjungan sebanyak 3 kali. Hasil evaluasi menunjukan perbaikan klinis, dan perubahan perilaku pasien dan keluarga. Kesimpulan: Penatalaksanaan holistic dengan prinsip pendekatan kedokteran keluarga efektif memberikan perbaikan klinis dan perubahan perilaku pasien dan keluarga.

Diterbitkan
2023-10-20