FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA PERSALINAN SECARA SECTIO CAESAREA (SC) DI RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH KOTA PANGKALPINANG TAHUN 2024
Abstrak
Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) adalah persalinan bayi melalui sayatan persalinan bayi melalui sayatan perut terbuka (laparatomi) dan sayatan di dalam rahim (histerektomi) untuk mengeluarkan bayi. Menurut WHO telah menetapkan bahwa indikator persalinan Sectio Caesarea di setiap negara adalah antara 10% dan 15%. Sedangkan berdasarkan data yang diperoleh dari Rekam Medis Rumah Sakit Bakti Timah Pada Tahun 2021 sebanyak 196 tindakan Section Caesarea. Pada tahun 2022 sebanyak 226 tindakan Sectio Caesarea. Pada tahun 2023 sebanyak 319 tindakan Sectio Caesarea. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross- Sectional. Populasi adalah seluruh ibu bersalin di Rumah Sakit Bakti Timah periode Januari - Desember 2024 sebanyak 1.100 orang. Sampel penelitian berjumlah 400 responden. Penelitian ini menggunakan non random sampling, di mana pengambilan sampel didasarkan lebih pada pertimbangan praktis dari pada kemungkinan diperhitungkan. Teknik yang diterapkan adalah Purposive Sampling. Hasil: Hasil penelitian analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara partus lama dengan kejadian SC (p=0,000), gawat janin dengan kejadian SC (p=0,000), riwayat persalinan SC sebelumnya dengan kejadian SC (p=0,000), dan ketuban pecah dini dengan kejadian SC (p=0,028). Hasil analisa data ini menggunakan uji Chi-Square. Kesimpulan: Kesimpulan ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan bermakna antara partus lama, gawat janin, Riwayat persalinan sc, dan ketuban pecah dini dengan kejadian Sectio Caesarea di rumah sakit bakti timah kota pangkalpinang, disarankan untuk upaya deteksi dini dan penanganan tepat untuk menurunkan angka persalinan sc yang tidak terindikasi secara medis.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##

